“Rata-rata SPBU di Parepare biasanya menerima pasokan sekitar 8 kiloliter per hari, namun untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, pasokan kami tingkatkan hingga 24 kiloliter per hari. Jadi stok BBM di Parepare aman dan distribusi berjalan lancar,” jelasnya.
Tasming Hamid menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pertamina dan Hiswana Migas untuk memastikan distribusi BBM tetap lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Ia juga menegaskan bahwa DPR RI telah menyampaikan tidak ada kebijakan kenaikan harga BBM per 1 April, sehingga masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Pemerintah Kota Parepare bersama Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak melakukan panic buying, serta menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata dan tidak menimbulkan antrean panjang di SPBU.
Dengan adanya penambahan pasokan dan jaminan dari Pertamina serta pemerintah daerah, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM di Kota Parepare.










