Terkini, Parepare — Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kota Parepare dalam kondisi aman dan terkendali pasca terjadinya panic buying yang sempat menyebabkan antrean di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota saat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah SPBU di Parepare, salah satunya SPBU 7491154 Soreang.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi Ketua Hiswana Migas Parepare, H. Ibrahim Mukti, serta perwakilan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Rudi Partan selaku Asisten Sales Branch Manager Pertamina Parepare.
Dalam peninjauan tersebut, Tasming Hamid juga berdialog langsung dengan masyarakat dan pengendara yang sedang mengisi BBM untuk memastikan pelayanan berjalan normal serta stok BBM tersedia.
Wali Kota menegaskan bahwa isu kenaikan harga BBM per 1 April yang sempat beredar di masyarakat adalah tidak benar.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
“Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada kenaikan harga BBM. Stok BBM di seluruh SPBU Parepare dalam kondisi aman. Kami harap masyarakat tetap tenang dan tidak perlu melakukan pembelian berlebihan,” ujar Tasming Hamid.
Ketua Hiswana Migas Parepare, H. Ibrahim Mukti, menjelaskan bahwa stok BBM dari Pertamina tetap terjaga dan distribusi berjalan normal.
Menurutnya, antrean panjang yang terjadi beberapa hari terakhir lebih disebabkan oleh panic buying masyarakat setelah beredarnya isu kenaikan harga BBM, serta meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus balik Lebaran.
Sementara itu, Asisten Sales Branch Manager Pertamina Parepare, Rudi Partan, memastikan Pertamina telah menambah pasokan BBM ke SPBU di Parepare untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat.










