Terkini, Parepare — Suasana khidmat menyelimuti Masjid Tarbiyah Kota Parepare pada Sabtu malam, 28 Februari 2026. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Parepare kembali melanjutkan agenda dakwahnya melalui rangkaian Safari Ramadan 1447 H.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga persyarikatan, tetapi juga menjadi panggung pencerahan keagamaan yang memadukan nilai-nilai wahyu dengan kearifan lokal yang luhur.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh jajaran PDM Kota Parepare, bersama pimpinan organisasi otonom, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah, serta warga persyarikatan disambut dengan antusiasme tinggi oleh pengurus dan jamaah masjid.
Kehadiran rombongan ini membawa semangat kolaborasi dalam membangun umat yang berkarakter di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PDM Kota Parepare, Prof. Dr. KH. Mahsyar Idris, M.Ag, menyampaikan ceramah inspiratif bertajuk “Konstruksi Pendidikan Generasi Qurani Berdasarkan Petunjuk Al-Qur’an.” Beliau menekankan bahwa generasi Qurani bukanlah sekadar mereka yang menghafal teks, melainkan generasi yang mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai standar moral dan kompas utama dalam setiap sikap serta perilaku sehari-hari.
Pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dipercaya mampu melahirkan insan yang seimbang antara kekuatan iman, kedalaman ilmu, dan kemuliaan akhlak.
Hal yang paling menarik dalam paparan Prof. Mahsyar adalah keberhasilannya mengontekstualisasikan ajaran Al-Qur’an dengan literatur budaya Bugis.
Beliau menjelaskan bahwa cita-cita membangun generasi Qurani sangat selaras dengan empat pilar karakter utama dalam kearifan lokal Bugis.
Keempat pilar tersebut diawali dengan Teppe atau iman yang kuat kepada Allah SWT, yang diikuti dengan Isseng sebagai penguasaan ilmu pengetahuan.
Selanjutnya adalah Siri yang menjunjung tinggi moral, harga diri, dan kehormatan, serta ditutup dengan Gau Mattuju atau perwujudan amal saleh dalam kehidupan nyata.
Menurut Prof. Mahsyar, perpaduan antara nilai religius dan filosofi lokal ini merupakan kunci dalam membangun peradaban umat yang unggul. Dengan menanamkan keempat karakter tersebut, generasi masa depan diharapkan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang berakar pada budaya dan agama.
Safari Ramadan ini pun menjadi momentum penting bagi PDM Kota Parepare untuk terus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mencetak generasi yang berkarakter dan berkemajuan.










