Terkini.id, Parepare - Ada titik temu antara masyarakat di sekitar Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) bersama Pemerintah Kota Parepare dan Polres Parepare terkait tarif parkir kendaraan saat pertandingan PSM Makassar di Liga 1 Indonesia.
Disepakati, tarif parkir kendaraan roda dua atau motor maksimal Rp10 ribu dan roda empat atau mobil maksimal Rp20 ribu. Juga disepakati air mineral kemasan besar ukuran 1,5 liter yang dijual oleh pedagang maksimal hanya Rp10 ribu per botol.
Kesepakatan ini terungkap dalam pertemuan Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe bersama masyarakat wilayah Lamaubeng, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Parepare, Rabu 20 Juli 2022.
Taufan Pawe (TP) hadir bersama Kapolres Parepare, AKBP Andiko Wicaksono, dan jajaran pejabat Pemkot Parepare di antaranya Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Amarun Agung Hamka, Kepala Dinas Perhubungan HM Iskandar Nusu, Plt Kepala Dinas PUPR Samsuddin Taha, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Budi Rusdi, Kepala Dinas Perdagangan Prasetyo Catur, Kepala Satpol PP HM Anzar, hingga Asisten I Hj Amina Amin dan Staf Ahli M Anwar Amir.
“Alhamdulillah, perparkiran itu kita sudah sepakati motor Rp10 ribu dan roda empat Rp20 ribu. Dan tidak ada pembagian ke Pemkot, sepanjang itu wilayah atau zona milik masyarakat. Lain kalau zona yang berada dalam Stadion Gelora BJ Habibie,” ungkap Taufan Pawe usai pertemuan dengan masyarakat.
Juga dibahas soal air mineral kemasan botol plastik yang dijual oleh pedagang asongan. Hasilnya, ada titik temu bahwa air mineral kemasan besar dijual Rp10 ribu per botol.
Taufan Pawe menekankan, kesepakatan-kesepakatan ini sebagai langkah preventif agar tidak melahirkan stigma yang buruk bagi masyarakat Parepare dalam pergelaran pertandingan-pertandingan Liga 1 di Stadion GBH.
“Semua kesepakatan-kesepakatan ini menurut saya dengan Pak Kapolres sudah masuk dalam tataran rasionil,” tegas Wali Kota berlatar belakang profesional hukum ini.
Wali Kota Parepare dua periode ini berharap agar masyarakat bisa menjaga nama baik Parepare selama menjadi tuan rumah dalam setiap pertandingan Liga 1 di Stadion GBH.
“Di stadion kita ada 17 pertandingan kandang PSM Makassar. Bayangkan bagaimana efeknya buat warga. Kita sepakati, jangan ada khianat, tarif parkir ada batasan, dan yang terutama jangan sampai ada helm yang hilang,” pesan Taufan Pawe.
Untuk pedagang asongan sendiri, akan dilot atau diundi berjualan di titik-titik tertentu pada tribun yang disiapkan oleh panitia. Hal ini sesuai aspirasi warga yang dikemukakan Hj Rahayu, Koordinator Pedagang Asongan.
“Macca. Macca to Lamaubengnge (Pintar, orang Lamaubeng pintar). Saya sepakat, upadduppangekki’,” tandas Taufan Pawe kembali diiringi tepuk tangan masyarakat setempat.










