Pemkot Parepare Gelar Rakor Bersama RW/RT Imam Masjid dan Pegawai Syara

Terkini.id, Parepare – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melaksanakan rapat koordinasi dan penyerahan insentif kepada Ketua RW/RT, Imam Kelurahan dan Pegawai Syara’ pada triwulan II tahun 2021.

Kegiatan yang dilakukan secara virtual itu dipusatkan di ruang Kerja Wali Kota Parepare, diikuti seluruh Kecamatan, Senin 28 Juni 2021.

Camat Ujung, Ardyansa menjelaskan, dalam rangka menjaga dan meningkatkan sinergitas tingkat kecamatan agar solid, pihaknya intens melakukan rapat triwulan dengan melibatkan stakeholder terkait.

Baca Juga: Pastikan Prokes Ketat, Peserta SKD Parepare Lalui Proses Skrining Hingga...

“Untuk jumlah penerima insentif di Kecamatan Ujung triwulan ini yaitu Ketua RW 43 orang, Ketua RT 112 orang, Iman Kelurahan 7 orang, Iman Masjid 35 orang dan pegawai syara’ 169 orang,” jelasnya.

Terkait sikap pemerintah Kecamatan dan Kelurahan dalam penanganan covid-19, lanjut Ardyansa, pihaknya melakukan edukasi dan penegakan protokol kesehatan sesuai edaran perwali dan surat edaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat.

Baca Juga: Peringati WCD, Pemkot Bersama TNI dan Polri Bergerak Bersih-bersih

“Kita turun pantau kegiatan kuliner, kafe, tempat hajatan dan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum dan pembagian masker,” kata dia.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat merupakan amanah pemerintah pusat, dimana melihat penyebaran Covid-19 kembali melonjak.

“Yang kita butuhkan yaitu menyadarkan masyarakat. Dulu Parepare sudah pernah pada zona hijau, namun pasca idul Fitri kita kembali mengalami goncangan akibat Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga: Wali Kota Parepare Komitmen Dukung Pengawasan APIP dan AAIPI

Walikota berlatar belakang doktor hukum itu mengimbau kepada Camat dan Lurah agar mengintruksikan RW/RT-nya melakukan pemantauan terhadap warganya.

“Instruksikan RW/RT untuk memantau warganya yang melakukan isolasi mandiri. Saya juga minta agar Camat dan Lurah proaktif, perbanyak turun ke lapangan. Kegiatan usaha tidak boleh berhenti, namun tetap menerapkan Prokes Covid-19,” tandas Walikota Parepare dua periode itu.

Bagikan